Siapakah Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) yang Dimaksud?
Teks Asli Arab:
فأهل السنة المعترف بهم عالميا هم الشريحة العظيمة من المسلمين ما عدا الشيعة.
فتشمل الوهابيين والحداثيين والحزبيين، كما يشمل بالطريقة الأولى التقليديين.
ولكن المراد هنا بالذات المنصرف إليهم عند الإطلاق هم التقليديون.
ويعرفون بأنهم الذين يتبعون في الفقه بأحد المذاهب الأربعة، ويتقيدون في العقيدة بمذهب الإمام الأشعري أو الإمام الماتريدي، ويتمنهجون في التصوف بمذهب الإمام أبي القاسم الجنيدي والإمام أبي حامد الغزالي.
Pendekatan Santri Konvensional (Salaf):
Makna/Penjelasan: Secara definisi umum (umum al-lafz), Ahlussunnah wal Jama'ah di tingkat global mencakup mayoritas umat Islam di luar kelompok Syi'ah (termasuk kelompok Wahabi, Modernis, maupun Partisan). Namun, Aswaja yang dimaksud secara khusus (ithlaq) dalam perbincangan ini adalah Golongan Tradisionalis (Santri Salaf), yaitu kaum yang memegang teguh trilogi ajaran Islam:
Fiqih: Bertaklid (itba') pada salah satu dari Madzhab Empat (Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali).
Akidah: Berpegang teguh pada manhaj teologi Imam Abu Hasan Al-Asy'ari atau Imam Abu Mansur Al-Maturidi.
Tasawuf: Memakai thariqah kebersihan hati menurut garis pimpinan Imam Abul Qasim Al-Junaid al-Baghdadi dan Hujjatul Islam Imam Abu Hamid Al-Ghazali.
Pendekatan Santri Modern (Khalaf):
Makna/Penjelasan: Pembatasan identitas Aswaja dalam kerangka pendidikan kebangkitan (Nahdliyyah) menekankan pada paham Tradisionalis Berkemajuan. Fokusnya adalah keterikatan metodologis yang utuh (pilar keilmuan holistik):
Bidang Hukum (Fiqih): Yurisprudensi terstruktur melalui empat mazhab utama.
Bidang Teologi (Akidah): Moderasi paham Asy'ariyyah-Maturidiyyah.
Bidang Etika dan Spiritual (Tasawuf): Mengintegrasikan sufisme transformatif berbasis pemikiran Al-Junaid dan Al-Ghazali.
2. Urgensi Menentukan Tujuan Pendidikan Pesantren (أهمية تحديد أهداف التربية المعهدية)
Teks Asli Arab:
يعني بها: الأغراض أو الغايات التي تسعى العملية التربوية إلى تحقيقها، بعيدة كانت أم قريبة.
ولها تأثير في:
تكييف وتحديد مجال الدراسة
تكييف وتحديد طرق الدراسة ووسائلها وأساليبها
تحريك السلوك وتوجيهه
ولها دورها في خلق الجو الفرحي والبهجي عند عملية التحقيق لتلك الأهداف، كما أن لها دورها في تجنب اللهو والأمور التافهة التي ينشغل بها من ليست لهم الأهداف السامية.
Pendekatan Santri Konvensional (Salaf):
Makna/Penjelasan: Tujuan pendidikan pesantren adalah ghayah (cita-cita tertinggi) yang ingin dicapai melalui proses ta'lim dan tarbiyah, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Penetapan tujuan ini berfungsi untuk:
Menentukan batasan fan keilmuan yang dikaji.
Menata metode mengaji (thariqah), media/sarana (wasa'il), dan tata cara pembelajaran.
Mendorong ketulusan niat dan menjaga suluk (perilaku/adab) santri.
Selain itu, tujuan yang jelas akan memunculkan rasa kegembiraan (farah) dalam menuntut ilmu serta menjaga santri dari perbuatan sia-sia (lahw).
Pendekatan Santri Modern (Khalaf):
Makna/Penjelasan: Formulasi Educational Objectives (Tujuan Pendidikan) memberikan arah strategis terhadap seluruh kegiatan operasional lembaga. Dampak utamanya:
Orientasi dan pemetaan kurikulum.
Pemilihan metodologi, media, dan teknik pembelajaran.
Pengarahan tingkah laku dan pembentukan karakter.
Hal ini menciptakan iklim belajar yang kondusif, berkesan, serta menghindarkan institusi dari aktivitas non-produktif.
3. Sumber-Sumber Tujuan Pendidikan (مصادر الأهداف)
Teks Asli Arab:
الوحي الإلهي: كتاب الله - سنته
المعتقد: أهل السنة والجماعة
المجتمع: احتياجاته - متطلباته - ظروفه - أحواله المتغيرة
الفرد: طبيعته - ميوله - رغباته - مواهبه
Pendekatan Santri Konvensional (Salaf):
Pijakan Dasar:
Wahyu Ilahi: Al-Qur'an dan Sunnah Nabi SAW sebagai landasan utama.
Aqidah: Nilai-nilai teologi Ahlussunnah wal Jama'ah.
Masyarakat: Menjawab hajat (hajiyat) serta kondisi umat yang selalu berubah.
Individu Santri: Memperhatikan fitrah, kecenderungan hati, kehendak, dan bakat tiap santri.
Pendekatan Santri Modern (Khalaf):
Pijakan Dasar:
Wahyu Transendental: Al-Qur'an dan Hadis.
Ideologi/Teologi: Haluan pilar Aswaja.
Dimensi Sosiologis: Kebutuhan, tuntutan, dan dinamika perubahan sosial.
Dimensi Psikologis: Pembinaan potensi individual, minat, bakat, dan diferensiasi peserta didik.
4. Tujuan Pendidikan Kita (أهداف تربيتنا)
Teks Asli Arab:
تحقيق معنى العبودية (وماخلقت الجن والإنسان إلا ليعبدون - الذاريات : 56). والعبودية هي اسم جامع لكل ما يحبه الله ويرضاه - لا مجرد أداء المناسك والعبادات المعينة مثل الصلاة والزكاة والصوم والحج.
التنشئة العقدية الصحيحة (أهل السنة والجماعة).
التخلق بالأخلاق الحميدة (وإنك لعلى خلق عظيم - القلم : 4)؛ (إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق - الحديث الشريف).
تنمية الشعور الجماعي الديني السني والوطني.
تكوين الفرد المتزن نفسيا وعاطفيا.
صقل مواهب الطلاب ورعايتها.
تكوين الفرد الصحيح جسميا وبدنيا.
Pendekatan Santri Konvensional (Salaf):
Mewujudkan Hakikat 'Ubudiyyah: Menghamba penuh kepada Allah SWT, tidak sebatas ritual ibadah (mahdhah) seperti shalat, zakat, puasa, dan haji saja, melainkan mencakup seluruh amal perbuatan yang dicintai dan diridhai-Nya.
Penanaman Akidah Shahihah: Menanamkan iktiqad lurus Ahlussunnah wal Jama'ah.
Pembersihan Jiwa & Berakhlak Mulia: Membentuk akhlakul karimah meneladani budi pekerti Nabi SAW.
Membentuk Jiwa Jama'ah & Kebangsaan: Menguatkan rasa kebersamaan agama yang berhaluan Sunni dan semangat cinta tanah air (hubbul wathan).
Keseimbangan Jiwa: Membentuk pribadi yang tenang, bijak, dan seimbang.
Mengasah Potensi Santri: Membina keahlian dan bakat santri.
Kesehatan Jasmani: Menjaga fisik yang sehat dan kuat untuk beribadah dan menuntut ilmu.
Pendekatan Santri Modern (Khalaf):
Internalisasi Nilai Transendensi (Servitude to God): Kesadaran ibadah secara komprehensif.
Doktrinasi Teologis Aswaja: Pembentukan worldview keislaman yang teruji.
Pengembangan Karakter/Moral (Character Building): Mengacu pada standar moralitas kenabian.
Integrasi Kesadaran Kolektif & Nasionalisme: Menumbuhkan solidaritas sosio-religius dan wawasan kebangsaan.
Kesehatan Mental & Kematangan Emosional: Pembentukan kecerdasan emosional (EQ).
Pengembangan Bakat & Minat (Talent Development): Pembinaan potensi peserta didik.
Kesehatan Fisik/Jasmani: Kebugaran fisik sebagai pendorong produktivitas.
5. Definisi Pendidikan Islam (تعريف التربية الإسلامية)
Teks Asli Arab:
تربية الإنسان المسلم من جميع الجوانب الناحية العقلية، والجسمية والخلقية، والاجتماعية، والاقتصادية، والثقافية حسب قدراته وإمكاناته لنصل به إلى الكمال الإنساني مطبقاً لتعاليم الدين الإسلامي، ومتكيفاً مع بيئته الاجتماعية.
Pendekatan Santri Konvensional (Salaf):
Pendidikan Islam adalah usaha mendidik manusia muslim secara menyeluruh—mencakup aspek akal ('aql), jasad (jism), akhlak (khuluq), muamalah sosial, ekonomi, dan kebudayaan—sesuai kemampuan masing-masing, guna mengantarkannya mencapai derajat Insan Kamil (manusia sempurna) yang mengamalkan syariat Islam serta dapat bergaul (mu'asyarah) dengan baik di masyarakat.
Pendekatan Santri Modern (Khalaf):
Pendidikan Islam merupakan pengembangan potensi manusia secara holistik dan komprehensif (meliputi ranah kognitif, afektif, psikomotorik, sosial, ekonomi, dan kultural) sesuai dengan kapabilitas peserta didik. Tujuannya adalah mengaktualisasikan Insan Kamil yang mampu mengimplementasikan ajaran Islam serta memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan sosialnya.
Ditulis oleh K.H Ghofur Maemun Zubeir Sarang

.jpg)

.jpg)